MERBABU.COM Pendakian Gunung Merapi Merbabu Jawa Tengah
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI

Perjalanan petualangan Franz Wilhelm Junghuhn 1835-1859

Posted by Admin on 2017-01-22 13:46:43 UTC

Franz Wilhelm Junghuhn pada tahun 1835-1859 melakukan penelitian dan pendakian gunung-gunung di Jawa. Beberapa kali melakukan pendakian Gunung Gede Pangrango. Mendaki Gunung Merapi dari Selatan, Barat dan Utara, serta lama menetap di Selo. Pada tanggal 22 November 1844 Junghuhn mendaki Gunung Merbabu dari Selo dan turun lewat salatiga. Di bawah ini daftar lengkap perjalanan Junghuhnmengelilingi pulau Jawa. antara tahun 1835 hingga tahun 1859.

Perjalanan petualangan Franz Wilhelm Junghuhn 1835-1859

1835

10 Oktober

Junghuhn  tiba di Batavia.

1836

18 Februari

dari Batavia berlayar menuju Semarang, berlanjut menuju Djokja  via Oengarang, Ambarawa, Medona, Mondillang; making Djokja the centre of his excursions

20-26 mei

visiting G. Gambing, S. coast near the mouth of the Opak River and G. Mandjinnang, Imogiri, ruins of Brambanan, hills near Brambanan and Blitaran; mountains near Rankop ( = Rongkap)

Lukisan Junghuhn Gunung Gamping

5-8 september

G. Seboe (Duizendgebergte), etc.; G. Merapi (from the S. side,

2 nov

mendaki G. Merapi dari sisi utara lewat Selo

 

Kawah G. Merapi dilukis Junghuhn

6 nov

G. Merbaboe naik dari Selo turun di salatiga

G. Merapi dilukis Junghuhn dari puncak G. Merbabu

1837

april

forests on the S. slope of G. Merapi and G. Plawangan

11-16 juli

Travels with Dr Fritze. W. Java: via Buitenzorg and Tjiandjoer to Wijnkoopsbaai

18-22 juli

from Tjiandjoer to G. Kendang, Telaga Patengan and G. Patoeha

Lukisan Junghuhn Kawah Putih

23-26

Tjisondari-G. Tangkoeban Prahoe (with Ass. Res. Nagel);

28-29 juli

Bandoeng-G. Goentoer (with Nagel, see there; 28-29);

30-31juli

Tjiseroepan-G. Papandajan

1-4 agustus

Telaga Bodas

5-6 agustus

G. Galoengoeng

7-16 agustus

Tasikmalaja-G. Tjeremai

17-23 agustus

returning to Weltevreden

1838

12 April

Berangkat dari Batavia

14 April

Melewati  Megamendoeng, Tjiandjoer

18 April

Menuju Bandoeng, Cheribon

23 April

Menuju Tegal, Pekalongan, Oengarang

24 April

Mendaki G. Oengarang

2 May

Menuju Semarang dan lereng G. Merbaboe

10-14 Mei

Mendaki G. Lawoe via Balong

19 Mei

Mendaki G. Lawoe untuk yang kedua kali

1-2 Juni

with Fritze and Johnston, to the east via Toempak, W. side of the Lawu; Centr. Java: Magelang; G. Soembing

Lukisan Junghuhn G.Sumbing

3 Juni

G. Sindoro

5-8 Juni

G. Merapi dari Magelang

13 Juni

Menuju Madiun

17 Juni

G. Wilis via Ponorogo dan Telaga Ngebel

1 Juli

Menuju Soerabaja lewat Kediri; Sumur Lumpur di dekat Kalang-anjer dan Poeloengang, Pasoeroean, Besoeki

2 Juli

G. Ringgit

4-5 Juli

G. Lamongan and Ranau Lamongan

Lukisan Junghuhn G. Lamongan

6 Juli

G. Tengger via Soekapoera, Wonosari, Zandzee (Lautan Pasir)

28 Juli

Dari Soerabaja menuju Pati, Semarang, Pekalongan dan lewat Batoer

Hingga 5 Agst

Menuju G. Diëng

7-10 Agustus

G. Slamat dari Banjoemas via Serajoe

Oktober

G. Salak

1839

Maret

Mengunjungi Tapos

1-4 April

Megamendoeng, Telaga Warna; G. Gedeh-Pangrango bersama  E.A. Forsten,

24 Jul – 3 Agst

G. Gedeh-Pangrango bersama  with A. Kinder

9-11 November

G. Gedeh-Pangrango bersama  with Graaf van Bentheim and Mr Vermeulen lewat Sukabumi

Awal Oktober

Palaboean Ratoe

17 Oktober

via Tjiandjoer and Bandoeng

23 Oktober

Menuju  G. Malabar, G. Wajang

24 Oktober

G. Tiloe

1 Mar – 4 Apr

Dataran Tinggi Dieng

5 Apr

G. Sindoro

September 1840-Maret 1842 Menuju Tanah Batak Tapanoeli

1842

Juli

10 hari di G. Gedeh

Lukisan Junghuhn G. Gedeh

1844

17 Juli

Berangkat dari Batavia mengunjungi Tangerang, Serang, Anjer and Tjiriengien.

9-10 Agustus

Melalui Tjiandjoer dan Bandoeng

11 Agustus

Tjitjalenka, Lelles, Garoet, G. Goentoer

G. Guntur dilukis oleh Junghuhn

12-13 Agustus

via G. Poetri; G. Tjikorai

16 Agustus

Wanakarta, Pawenang, Soemedang

17 Agustus

Tampomas, Cheribon

19 Agustus

Memasuki Jawa Tengah : Tegal, Pekalongan

20-21 Agustus

Semarang

11 September

Solo, Ngawi

16-17 Sept

Blitar, G. Kloet

19-21 Sept

Blitar; G. Kawi

24-27 Sept

Malang; G. Smeroe

28 Sept - 5 Okt

G. Tengger

10-12 Oktober

Loemadjang, Poeger, Djember, Bondowoso; G. Raun

18 Oktober

G. Ringgit; Banjoewangi; ladang Lahar dari G. Baloeran; Panorama Kawah G. Idjen kembali lewat Ongop Ongop

30 Okt – 2 Nov

Menuju Banjoewangi; Bondowoso; G. Jang (Hyang/Argopuro)

4 Nov

Poeger

5 Nov

Lumadjang

6 Nov

Probolinggo

6 Nov

G. Lamongan

13-15 Nov

G. Ardjoeno

22 Nov

Ngantang; Kediri; Solo menuju Selo Boyolali tinggal di Selo sampai Jan 1845

1845

 

G. Oengaran dan sekitarnya; bukit kapur deka Bodja; Selokaton, Plantoengan, G. Prahoe; Dataran Tinggi Diëng

Lukisan dataran tinggi Dieng oleh Junghuhn

1846

5 April

G. Kendeng Jawa Barat (Koeningan, Karesidenan Cheribon); Oedjoeng Koelon; G. Sindoro di Jawa Tengah

1847

April

G. Wajang Jawa Barat

April

G. Patoeha

Mei

Pengalengan

Mei

Noesa Kambangan

19-23 Juni

G. Slamat

Desember

Pengalengan

1848

17-19 Juni

G. Tangkoeban Prahoe

1859

 

G. Malabar

 

Lukisan Junghuhn Danau Patengan

 

  New Page 1

Foto-foto pendakian Gunung Merbabu tahun 1910 dan suasana sekitar Merbabu sebelum dan sedudah tahun 1900

 

Harimau Jawa telah lama dinyatakan punah namun beberapa pendaki gunung sering bercerita berjumpa dengan harimau loreng ini. Apakah ini harimau jadi-jadian?

Gunung Salak sejak jaman dahulu sudah sering dikunjungi oleh para pejiarah, dahulu terdapat patung pemujaan di puncak gunung Salak. Terdapat juga makam mbah Gunung Salak yang sering dikunjungi para pejiarah.

Suasana puncak gunung Lawu tempo dulu awal tahun 1900

Headline Artikel / Berita :

Tips mendaki gunung sambil berpuasa
Junghuhn
Perjalanan petualangan Franz Wilhelm Junghuhn 1835-1859
Museum Lingga Jati
Walkie talkie
Jamur yang dapat dimakan
Tentang Merbabu.Com
Manfaat Mendaki Gunung
Tetap Cantik di Gunung
Januari : Hujan sehari-hari
Bekal Makanan dan Minuman untuk Pendaki Gunung
Nasi Gudeg Koyor Pasar Sapi Salatiga
Air di Gunung
Penutupan Taman Nasional Gede Pangrango
Ratusan orang upacara "sadranan" di lereng Merapi
Keraton Yogyakarta kembali gelar Labuhan Merapi
Berdirinya dusun Thekelan
Outfest 2015, pameran outdoor sport terbesar
Cara Menulis Artikel Gunung
Kebakaran Gunung Merbabu Pendakian ditutup

Kategori Artikel / Berita :

Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU