MERBABU.COM Pendakian Gunung Merapi Merbabu Jawa Tengah
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI

Misteri Watu Gubug Merbabu

Watu Gubug yang berada di Jalur thekelan ini sepintas seperti gua kecil, yang hanya bisa dimasukin satu orang. Tempat ini dari dulu sering digunakan untuk bertapa. Konon Lubang Batu ini adalah pintu gerbang untuk masuk ke Istana Gaib Merbabu.

Tim Merbabu.com yang berjumlah empat orang, sempat diserang badai di sekitar Watu Gubug. Secara spontan semua masuk ke dalam Gua Watu Gubug ini. Dilain pendakian Tim Merbabu.com berjumlah delapan orang berhadapan dengan badai pasir yang menyakitkan mata. Tanpa sadar delapan orang dengan mudah masuk ke dalam Gua ini.

Sungguh diluar nalar lubang sekecil itu bisa menampung berapapun jumlah pendaki. Watu Gubug ini seolah-olah ruangannya bisa mengembang dan konon akan terbuka lebar sebuah pintu untuk memasuki alam lain, yakni Kerajan Gaib Merbabu.

Salah satu cara untuk memasuki alam gaib merbabu adalah dengan bertapa di Watu Gubug. Sedangkan cara lainnya untuk memasuki pintu gerbang Kerajaan Gaib Merbabu adalah dengan berjiarah ke Watu Gubug minimal tujuh kali.

Apabila pendaki atau Pejiarah melihat lubang Watu Gubug ini kecil maka kehadirannya belum diterima oleh Penjaga Istana Gaib Merbabu. Sebaliknya apabila Pendaki atau Pejiarah dapat melihat atau merasakan ruangan di dalam Watu Gubug ukurannya besar dan luas, maka kehadirannya telah diterima oleh Penguasa Kerajaan Gaib Merbabu.

Selanjut Mata dan hati kita akan terbuka dan dapat melihat tempat-tempat gaib di Merbabu. Bahkan dapat melihat para penghuni serta para punggawa Istana Gaib Merbabu.

 

Cara mudah agar dapat memasuki Alam Gaib Merbabu :

1. Kita wajib menghargai Alam, tidak menangkap binatang, tidak merusak tumbuhan. bahkan batu besar pun tidak boleh dirusak, dipindahkan atau dicorat-coret, konon adalah tempat tinggal mahkluk halus. Sayang sekali sebuah batu berlubang di Kenteng Songo pecah karena ulah jail manusia.

2. Menghargai kepercayaan orang lain. Selama kita membenci kepercayaan orang lain,  mata kita dibutakan untuk melihat hal-hal yang ada di sekeliling kita. Orang yang penuh toleransi akan merasakan keberadaan sesama manusia lainnya, dan menerima keberadaan mahkluk lainnya. 

3. Mencari informasi tentang Alam gaib Merbabu, tujuannya agar memahami adat istiadat, tata cara dan pantangan, sehingga kita selamat dan keinginan kita bisa terwujud. Seperti pantangan memakai pakaian warna merah dan hijau. Tidak buang air di kawah karena konon lokasi Pasar Setan.

4. Niat yang tulus serta ketekunan tentunya akan mendapat perhatian dari Penguasa Merbabu. Awalnya jangan berharap terlalu banyak. Tanamkan rasa cinta Merbabu dan rasa memiliki, sehingga merasa seperti berada di rumah sendiri ketika berada di Gunung Merbabu. Bila sering mendaki Merbabu dan merasa sudah tidak asing berada di Merbabu dan kerasan, serta senang di Merbabu. Itu pertanda kehadiran kita sudah direstui Penguasa Kerajaan Gaib Merbabu.

  New Page 1

Foto-foto pendakian Gunung Merbabu tahun 1910 dan suasana sekitar Merbabu sebelum dan sedudah tahun 1900

 

Harimau Jawa telah lama dinyatakan punah namun beberapa pendaki gunung sering bercerita berjumpa dengan harimau loreng ini. Apakah ini harimau jadi-jadian?

Gunung Salak sejak jaman dahulu sudah sering dikunjungi oleh para pejiarah, dahulu terdapat patung pemujaan di puncak gunung Salak. Terdapat juga makam mbah Gunung Salak yang sering dikunjungi para pejiarah.

Suasana puncak gunung Lawu tempo dulu awal tahun 1900

Headline Artikel / Berita :

Daftar Candi di Indonesia
Museum Kereta Keraton Surakarta
Misteri Watu Gubug Merbabu
Tips mendaki gunung sambil berpuasa
Junghuhn
Perjalanan petualangan Franz Wilhelm Junghuhn 1835-1859
Museum Lingga Jati
Walkie talkie
Jamur yang dapat dimakan
Tentang Merbabu.Com
Manfaat Mendaki Gunung
Tetap Cantik di Gunung
Januari : Hujan sehari-hari
Bekal Makanan dan Minuman untuk Pendaki Gunung
Nasi Gudeg Koyor Pasar Sapi Salatiga
Air di Gunung
Penutupan Taman Nasional Gede Pangrango
Ratusan orang upacara "sadranan" di lereng Merapi
Keraton Yogyakarta kembali gelar Labuhan Merapi
Berdirinya dusun Thekelan

Kategori Artikel / Berita :

Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU