BERDIRINYA DUSUN THEKELAN

Dahulu untuk menuju desa Thekelan agak sulit untuk dilewati kendaraan bermotor, sebelum dibangunnya jembatan dan jalan aspal yang menuju Kopeng. Meskipun terasing dan tersembunyi lokasinya, Thekelan adalah jalur tujuan utama para pendaki gunung dan pejiarah sejak jaman dahulu.

Konon di jalur Tekelan - puncak terdapat lokasi yang dinamakan Galaran karena banyak tumbuh pohon Galar atau Awar-awar (Ficus septica). Pohon Galar ini tidak pernah berbunga, namun pada suatu ketika berbunga dan meneteskan madu dari bunga tersebut.



Tetesan madu pohon Galar tersebut menjelma menjadi sesosok manusia sakti yang bernama ”Galar Wutah” dan menguasai (Bahasa Jawa = bahurekso) daerah tersebut. Pada sisi lain, terdapat sebuah dusun di kaki Gunung Merbabu bernama Gili Busung yang pada suatu saat mengalami bencana kekeringan dan banyak penduduknya yang meninggal.

Pemimpin dusun yang bernama Kyai Tekel menemui Galar Wutah dan meminta
air untuk dialirkan ke dusunnya. Si Galar Wutah bersedia memberikan air dengan syarat mereka harus pindah dari dusun mereka yang sekarang, yaitu Gili Busung. Kyai Tekel menyetujui dan akhirnya Galar Wutah mengeluarkan air dari tanah dengan menancapkan tongkat ke dalam tanah.

Untuk memenuhi janjinya Kyai Tekel kemudian memindahkan dusun ke tempat yang sekarang menjadi Dusun Tekelan.

TENTANG MERBABU.COM

Merbabu Community atau Komunitas Pecinta Alam Merbabu, berdiri sejak tahun 1984.

Website Merbabu.com hadir sejak tahun 2001, dirintis sejak tahun 1997 dengan domain hosting gratisan.

 

.

.

Copyrights © 2001 - 2017 Merbabu.Com Powered by Propacom